Di Tabloid MOTOR Plus edisi No. 645, menulis tentang Industri Rumahan Mojog.(bukan MOJOK lho)..😆 Mojog adalah motor asli Jogja.setelah JUVE MOTOR yaitu motor lokal dari Sukoharjo,kini muncul MAMI,(lucu juga namanya)
Mojog diproduksi PT Mega Andalan Motor Indonesia (MAMI) FO Perdana. Motor Jogja ini ada beberapa model,seperti Mega Andalan Kalasan (MAK) yang sekilas mirip HONDA SUPRA X125 ,untuk beberapa variannya ada Vipros X 110 CW dan Vipros X 125 CW. Untuk kategori 110cc dibanderol Rp 9.450.000 dan yang 125 cc dijual Rp 9.900.000. Tersedia dalam tiga warna, merah, hitam dan biru.

“Motor MAK diharapkan harganya terjangkau  masyarakat Indonesia. Untuk kualitas mesin, kami memberi garansi tiga tahun atau 30.000 km,” kata A.S Tedjosiswojo,  Presdir PT MAMI FO Perdana.

motor MAK VIPROS X 125

MAK, menurut pria alumni AHM ini merupakan produk asli buatan anak negeri. Cover body, sasis atau rangka, swing arm, footsteep, knalpot, sokbreker belakang, tuas rem diproduksi di Kalasan Jogja. “Negeri ini negeri yang besar. Kalau pesawat saja bisa bikin, kenapa motor tidak? Dan inilah bukti bahwa kami putra Indonesia bisa memproduksi motor sendiri dan dipakai sendiri,” tambahnya..

Untuk saat ini, MAK diproduksi sebanyak 20-40 unit per minggu. Atau menyesuaikan dengan pemesanan konsumen. “Walau sesungguhnya kami bisa memproduki lebih dari 100 unit per minggu. Sementara kami hanya memproduksi sesuai pesanan konsumen dari Yogyakarta dan sekitarnya,” ungkap Tedjo yang berkantor di Jl. Raya Solo, Km.12, Jogja.

info:motorplus

memang Indonesia seharusnya patut berbangga ada anak negeri yang mau memproduksi motor sendiri,semoga saja bisa diterima masyarakat dan mesinnya awet sehingga tidak bergantung pada pabrikan jepang lagi,disinilah seharusnya fungsi PEMERINTAH untuk memberikan support baik berupa suntikan dana ataupun dukungan lain sehingga pabrikan lokal ini mampu bersaing dengan pabrikan jepang,,semoga saja kelak pabrikan lokal Indonesia nasibnya bisa seperti HERO atau BAJAJ yang mampu menguasai negara asalnya,bahkan kini mampu ekspor ke negara asia lainnya..

mari dukung pabrikan lokal,walupun hanya sekedar memberi dukungan,,,