Setelah Bajaj mengetes beberapa varian baru ke Indonesia,bajaj rupanya punya niat yang lebih jauh lagi,yaitu membangun pabrik di Indonesia dan menjadikan Indonesia sebagai titik ekspor ke negara di kawasan asia tenggara,,bajaj pun rela menggelontorkan USD 150 juta atau Rp 1,2 triliun untuk membangun pabrik perakitan di Indonesia.

karena selama ini bajaj memasukkan varian motornya melalui sistem CBU atau impor dari India,dengan dibangunnya pabrik baru ini nantinya diharapkan bajaj akan mampu memproduksi di Indonesia setidaknya 100ribu unit per tahun,target yang realistis…

pulsar 220

rupanya bajaj mengikuti pabrikan India lain yaitu TVS yang telah lebih dulu membangun pabrik di kawasan Karawang, Jawa Barat.dengan begini diharapkan harga motor Bajaj bisa lebih ekonomis walaupun nantinya part akan tetap mengimpor dari India,,,semakin ruwet saja nanti jalanan Indonesia😆