karena TMT bukanlah pengamat permotoran yang handal,kebanyakan post TMT hanyalah pengalaman pribadi TMT yang TMT alami sendiri.tapi setidaknya bisa bisa TMT tulis untuk mengisi waktu luang….monggo disimak.

Sekitar 3 bulan yang lalu tetangga TMT,sebutlah si A membeli motor baru,sebuah vega zr dengan sistem kredit berbekal DP 1.500.000 rupiah,dan setelah 3 bulan berlalu,tepatnya kemarin tetangga TMT datang ke bengkel tempat TMT biasa nongkrong menghabiskan sisa sore hari setelah seharian bekerja.TMT pikir si A ingin servis motornya,tapi ternyata tidak,si A justru menawarkan kepada Pemilik bengkelnya semua part yang bisa dipreteli dari motor vega zr nya…si pemilik bengkel menyanggupi dan mau menukar part2 tersebut dengan yang seken atau yang abal2,plus uang senilai 650.000 rupiah,besok kesini ya pak kata si pemilik bengkel,sebelum A pulang TMT pun iseng bertanya pada A,berikut cuplikannya

TMT:mengapa malah ditukar bekas tho pak,apa gak rugi?

A:mau ditarik leasing karena gak pernah mbayar kredit semenjak membayar DP

TMT:.walah lha kok gitu pak?apa gak kuat mbayar cicilan?

A:dari awal saya kredit motor ni emang bukan untuk dipake seterusnya,cuma buat seneng2 aja dan lumayan lah nyewa sepeda 3 bulan cuma 750.000 bisa pergi kemana2

TMT:lha apa gak takut dipenjara tho pak?..

A:halah,gak mungkin…tenang saja

kira2 motornya kaya gini sebelum dipreteli

keesokan paginya Vega zr pun dipreteli,dari mulai body sampai pelek,mesin plus jerohan,hingga bannya pun ditukar yang sudah gundul,spion saja juga diembat,edannnnnn , pikir TMT dalam hati..mau memfoto biar post ini ada gambarnya kok ya gak enak sama A dan berhubung kerjaan TMT banyak gak bisa foto deh,,,

walah,kok ya ada orang kaya gini ya?dan kok ya pihak leasing bisa semdah ini memberikan pinjaman kredit pada si A yang mana rumahnya saja ngontrak dan setau TMT kerjanya cuma tukang plitur atau “ngecat lemari mebel”..yang salah sistemnya atau orangnya nih??

apakah di daerah brother sekalian pernah kejadian seperti ini? komentar ditunggu lho,,,